Nama : Izza Nikmatur Rokhmah
NIM : 202010200060
Kelas : Manajemen A4
Mata Kuliah : Manajemen Strategi
Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M.
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
FORMULASI STRATEGI
Formulasi strategi terdiri dari beberapa bagian yaitu :
1. Visi dan Misi Perusahaan
2. Pengukuran Eksternal
3. Pengukuran Internal
4. Strategi dalam Tindakan
5. Analisis dan Pilihan Strategi
1. VISI DAN MISI PERUSAHAAN
Banyak organisasi perusahaan mengembangkan pernyataan visi dan misi. Sementara pernyataan visi menjawab pertanyaan "Apakah bisnis kita?", pernyataan misi menjawab pertanyaan "Kita menjadi apa?"
» Proses Mengembangkan Pernyataan Visi dan Misi
Proses pengembangan pernyataan visi dan misi beberapa organisasi menggunakan kelompok diskusi yang beranggotakan para manajer untuk mengembangkan dan selama memodifikasi pernyataan yang ada beberapa organisasi mempekerjakan konsultan atau fasilitator luar untuk mengatur proses dan membantu menyunsun kalimat.
» Pentingnya (Keunggulan) Pernyataan Visi dan Misi
Rarick dan Vitton menemukan bahwa perusahaan dengan pernyataan misi yang formal memiliki imbal hasil ekuitas pemegang saham rata-rata dua kali lebih besar dibandingkan perusahaan - perusahaan tanpa pernyataan misi yang formal. Keterlibatan manajer dan karyawan dalam mengembangkan pernyataan visi dan misi sangat mempengaruhi kesuksesan perusahaan.
» Keuntungan Memiliki visi dan Misi yang Jelas
1) Menyediakan arahan
2) Memberikan poin penting untuk semua pemangku kepentingan perusahaan
3) Memperkuat niat dan nilai untuk semua pemegang saham
4) Memperoleh kinerja organisasi yang lebih tinggi
5) Mencapai sinergi diantara manajer dan karyawan.
» Contoh Visi dan Misi
BCA Syariah
Visi : Menjadi bank syariah andalan dan pilihan masyarakat
Misi :
a. Mengembangkan SDM dan infrastruktur yang handal penyedia jasa keuangan syariah dalam rangka memahami kebutuhan dan memberikan layanan yang lebih baik bagi nasabah.
b. Membangun institusi keuangan syariah yang unggul dibidang penyelesaian pembayaran, penghimpunan dana dan pembiayaan bagi nasabah bisnis dan perseorangan.
2. PENGUKURAN EKSTERNAL
> Sifat Audit Eksternal
Tujuan audit eksternal adalah untuk mengembangkan sejumlah kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan dan ancaman yang sebaiknya dihindari.
> Kekuatan Eksternal Penting
Kekuatan eksternal dapat dibagi menjadi lima kategori :
- Kekuatan ekonomi
- Kekuatan budaya, sosial, demografi dan lingkungan
- Kekuatan politik, pemerintah dan hukum
- Kekuatan teknologi
- dan Kekuatan Persaingan
> Proses Melakukan Audit Eksternal
Proses melakukan audit eksternal harus melibatkan sebanyak mungkin manajer dan karyawan. Untuk melakukan audit eksternal, perusahaan pertama kali harus menyelidiki dan mengumpulkan informasi bersaing mengenai tren ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik, pemerintah, hukum dan teknologi.
> Contoh Pengukuran Eksternal
Perusahaan farmasi berinisiatif untuk membuat produk hand sanitizer yang berfungsi untuk membersihkan tangan dari kuman dan virus karena perusahaan teesebut membaca peluang hal yang diperlukan oleh masyarakat saat adanya virus covid-19.
3. PENGUKIRAN INTERNAL
* Sifat Audit Internal
Semua organisasi memiliki kekuatan dan kelemahan di area-area fungsional bisnis. Tidak ada perusahaan yang memiliki kekuatan atau kelemahan disemua area.
* Kekuatan Internal Kunci
Kekuatan perusahaan yang tidak dapat dengan mudah disesuaikan atau ditiru dengan pesaing disebut kompetisi khusus dalam membangun keunggulan bersaing melibatkan pengambilan keuntungan atas kompetisi khusus.
* Proses dalam Melakukan Audit Internal
Dalam melakukan audit internal dibutuhkan pengumpulan, asimilasi, dan evaluaso informasi mengenai operasi perusahaan.
* Tinjauan Berbasis Sumber Daya
Pendekatan tinjauan berbasis sumber daya menyatakan bahwa beberapa sumber daya internal lebih penting bagi perusahaan dibandingkan faktor-faktor eksternal dalam mencapai dan melanjutkan keunggulan bersaing.
* Contoh Pengukuran Internal
PT. Gudang Garam memiliki banyak produk rokok salah satunya yang bernama rokok surya yang merupakan selera rokok kebanyakan masyarakat Indonesia, sehingga PT Gudang Garam mendapatkan banyak keuntungan dari penjualan produk rokok surya tersebut, dengan kejadian tersebut PT Gudang Garam memiliki kekuatan dalam salah satu penjualan produknya.
4. STRATEGI DALAM TINDAKAN
> Tujuan Jangka Panjang
Tujuan panjang mempresentasikan hasil yang diharapkan dalam mengikuti strategi tertentu dan mempresentasikan tindakan yang diambil untuk memenuhi tujuan jangka panjang. Kerangka waktu untuk tujuan dan strategi sebaiknya konsisten biasanya dua hingga lima tahun.
> Sifat Tujuan Jangka Panjang
Tujuan secara umum dinyatakan dalam istilah seperti pertumbuhan aset, pertumbuhan penjualan, profitabilitas, pangsa pasar, derajat dan sifat diversifikasi, derajat dan sifat integrasi vertical, laba perlembar saham, dan pertangging jawaban sosial.
5. ANALISIS DAN PILIHAN STRATEGI
» Karakteristik dari Analisis dan Pilihan Strategi
Analisis dan pilihan strategi melakukan pencarian untul menenentukan tindakan yang paling memungkinkan perusahaan untul mendapatkan tujuan dan misinya.
» Kerangka Kerja Analitis Formulasi Komprehensif
1) Tahap Input, terdiri dari Matriks External Factor Evaluation (EFE), Competitive Profile Matrix (CPM), Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), tahap 1 ini meringkas informasi input mendasar yang dibutuhkan untuk memformulasi strategi.
2) Tahap Pencocokan, terdiri dari Matriks Strength-Weaknesses-Oppoturnities-Threats (SWOT), Matriks Strategic Position and Action Evaluation (SPACE), Matriks Boston Consulting Group (BCG), Matriks Internal Eksternal (IE), Matriks Grand Strategy, Tahap 2 ini berfokus pada pembuatan strategi alternatif yang layak dengan menyelaraskan faktor internal dan eksternal kunci
3) Tahap Keputusan, terdiri dari Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) yang mengungkapkan daya tarik relatif dari strategi alternatif dan memberi dasar yang objektif dalam meilih strategi tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar