Nama : Izza Nikmatur Rokhmah
NIM : 202010200060
Mata Kuliah : Manajemen Strategi
Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M.
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
Konsep Dasar Manajemen Strategi
A. Definisi Manajemen Strategi
Manajemen strategi (Strategic Management) dapat didefinisikan sebagai seni dan sains dalam memformulasi, mengimplementasi, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi dapat memperoleh tujuannya.
B. Tahap - Tahap Manajemen Strategi
Proses manajemen strategi terdiri atas 3 tahap:
1. Formulasi Strategi
2. Implementasi Strategi
3. Evaluasi Strategi
C. Mengintegrasikan Instuisi dan Analisis
Sebagian orang mengakui bahwa instuisi sangat penting dalam membuat keputusan strategi yang baik. Secara khusus berguna dalam membuat keputusan pada situasi dengan ketidakpastian yang besar.
D. Beradaptasi Terhadap Perubahan
Proses manajemen strategi didasarkan pada keyakinan bahwa organisasi sebaiknya secara berkelanjutan memonitor kejadian internal dan eksternal, sehingga perubahan tepat waktu dapat dibuat saat dibutuhkan.
E. Manfaat Manajemen Strategi
1. Manfaat Keuangan
Penelitian mengidikasikan bahwa organisasi yang menggunakan konsep manajemen strategi mengalami peningkatan signifikasi dalam penjualan, tingkat keuntungan, dan produktivitas.
2. Manfaat Non-Keuangan
Manajemen strategi menawarkan keuntungan lainnya, seperti: meningkatnya kesadaran atas ancaman eksternal, pemahaman yang meningkat akan strategi pesaing, dan produktivitas karyawan meningkat.
F. Perangkap dalam Manajemen Strategi
Perencanaan strategi adalah proses yang rumit dan terperinci yang membawa organisasi ke dalam wilayah yang tak terpetakan.
Perencanaan strategis tidak memberikan resep yang siap digunakan dan pasti sukses, namun hal tersebut yang membawa organisasi melewati perjalanan dan menawarkan kerangka kerja untuk mengarahkan pada pertanyaan dan penyelesaian masalah.
G. Pedoman untuk Manajemen Strategi yang Efektif
Pedoman penting untuk manajemen strategi yang efektif membutuhkan keterbukaan pikiran, keinginan dan kemauan untuk mempertimbangkan informasi, sudut pandang, ide, dan kemungkinan baru, agar semua anggota organisasi dapat berbagi semangat dan belajar.
H. Membandingkan Strategi Bisnis dan Militer
Pada awalnya sejarah perencanaan strategi dimulai dari militer, tujuan utamanya adalah untuk memperoleh keunggulan bersaing.
Perbedaan fundamental antara strategi militer dan bisnis adalah strategi bisnis diformulasikan, diimplementasikan, dan dievaluasi dengan asumsi persaingan, sedangkan militer berdasarkan asumsi konflik.
1. Mengapa dan dalam dasar apa instuisi sebagai sebuah dasar dalam menentukan keputusan strategis?
Karena instuisi sangat penting dalam membantu memikirkan jangka panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar