Nama : Izza Nikmatur Rokhmah
NIM : 202010200060
Kelas : Manajemen A4
Mata Kuliah : Manajemen Strategi
Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M.
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
PENGENDALIAN STRATEGI
Pengertian Pengendalian Strategis
Usaha manajemen untuk melacak suatu strategi saat dilaksanakan, mendeteksi masalah-masalah atau perubahan perubahan dalam asumsi dasarnya, dan membuat penyesuaian penyesuaian yang diperlukan. Jika dibandingkan dengan pengendalian pasca tindakan, pengendalian strategis berkaitan dengan pengarahan langkah tindakan, atas nama strategi, pada saat langkah tersebut dilakukan dan ketika hasil akhir terlihat beberapa tahun kedepan.
Membentuk Pengendalian Strategis
Pengendalian strategi dapat dianalogikan sebagai suatu bentuk "pengendalian kemudi".Pengendalian harus menyediakan dasar untuk menyesuaikan tindakan strategis dan arahan perusahaan sebagai jawaban terhadap berbagai perkembangan dan perubahan tersebut. Empat jenis dasar pengendalian strategis adalah:
1. Pengendalian premis.
2. Pengamatan strategis.
3. Pengendalian berupa peringatan khusus.
4. Pengendalian atas implementasi.
Proses manajemen dari pemeriksaan secara sistematis dan terus-menerus untuk menentukan apakah pemikiran yang menjadi dasar strategi masih berlaku atau tidak.
Faktor Lingkungan
Faktor-faktor ini berpengaruh besar terhadap keberhasilan strateginya, dan strategi-strategi ini biasanya didasarkan pada premis-premis utamanya. Inflasi, teknologi, tingkat bunga, peraturan, dan perubahan demografis/sosial merupakan contoh-contoh dari faktor-faktor tersebut.
Faktor Industri
Kinerja perusahaan dalam suatu industri dipengaruhi oleh faktor-faktor industri. Pesaing, pemasok, produk pengganti, dan hambatan untuk masuk merupakan beberapa faktor industri yang dijadikan sebagai asumsi-asumsi strategis.
Strategi-strategi sering kali didasarkan pada banyak premis, baik utama maupun minor, mengenai variabel lingkungan dan industri. Melacak semua pemikiran ini merupakan pemborosan karena luar biasa mahal dan menghabiskan banyak waktu. Para manajer harus memilih premis premis yang perubahannya, mungkin sekali dan akan memiliki suatu pengaruh besar terhadap perusahaan dan strateginya.
Pengamatan Strategi
Pengamatan strategis merupakan usaha manajemen untuk memantau secara luas berbagai peristiwa di dalam dan lebih sering di luar perusahaan, yang mungkin sekali memengaruhi pelaksanaan strategi pada masa depan.
Ide dasar di balik pengamatan strategis begitu penting, namun informasi yang tidak diantisipasi mungkin ditemukan oleh suatu pemantauan umum dari sumber-sumber informasi yang banyak.
Pengamatan strategis harus dipertahankan agar tetap tidak terfokus dan harus merupakan sebuah "pemindaian lingkungan yang fleksibel. Majalah bisnis, The Wall Street Journal, konferensi perdagangan, percakapan, dan pengawasan yang disengaja ataupun tidak disengaja merupakan subjek dari pengawasan strategis Meskipun fleksibel. pengamatan strategis menimbulkan kehati hatian terus-menerus dan berbasis luas dalam semua operasi harian yang dapat menyampaikan informasi yang relevan bagi strategi perusahaan.
Pengendalian berupa Peringatan Khusus
Tindakan-tindakan manajemen yang dilakukan secara teliti dan umumnya sangat cepat, untuk memikirkan kembali strategi perusahaan karena sebuah peristiwa mendadak dan tidak diharapkan.
Pengendalian atas Implementasi
Usaha manajemen yang dirancang untuk menilai apakah keseluruhan strategi harus diubah dengan mempertimbangkan hasil-hasil yang berkaitan dengan tindakan-tindakan tambahan dalam keseluruhan strategis. Hal ini biasanya berkaitan dengan tujuan khusus strategi atau proyek dan dengan pemeriksaan peristiwa penting yang ditentukan sebelumnya.
Dua jenis dasar pengendalian atas implementasi adalah pemantauan daya dorong strategis dan pemeriksaan peristiwa penting.
Daya Dorong atau Proyek Strategis Usaha Khusus.
Yang merupakan langkah awal dalam melaksanakan suatu strategi yang lebih luas, biasanya melibatkan komitmen sumber daya yang besar, tetapi umpan balik yang ditentukan di awal akan membantu manajemen menentukan apakah melanjutkan mengejar strategis adalah sesuai atau membutuhkan penyesuaian atau perubahan besar.
Salah satu awal akan pendekatan adalah memutuskan sedari awal proses perencanaan terhadap tujuan atau fase tujuari yang merupakan faktor penting kesuksesan strategi. Para manajer yang bertanggung jawab terhadap pengendalian atas implementasi ini akan memisahkan pengendalian dari kegiatan kegiatan lain dan melakukan pengamatan dengan frekuensi yang lebih tinggi.
Pemeriksaan Peristiwa Penting
Pada suatu waktu atau pada saat selesainya bagian utama dari sebuah strategi yang lebih besar, di mana para manajer telah menetapkan bahwa mereka akan melaksanakan suatu jenis pemeriksaan "lanjut-tidak lanjut mengenai strategi mendasar yag berkaitan dengan strategi yang lebih besar.
Pemeriksaan peristiwa penting sangat bermanfaat dalam menentukan perkiraan biaya produksi secara besar: memprediksi penumpang yang lebih sedikit dan kenaikan biaya bahan bakar sehingga menaikkan perkiraan biaya operasi dan perlu dicata bahwa Concorde, tidak seperti Boeing memiliki keunggulan berupa subsidi besar pemerintah.
Sistem pengendalian manajemen yang memungkinkan perusahaan untuk memperjelas strategi mereka, menerjemahan strategi menjadi tindakan, dan menghasilkan umpan balik yang bermanfaat, seperti apakah strategi tersebut menciptakan nilai, berpengaruh terhadap kompetensi inti, memuaskan pelanggan perusahaan, dan menghasilkan penghargaan keuangan untuk para pemegang saham.
Sistem ini menghasilkan umpan balik atas proses bisnis internal dan hasil eksternal agar secara terus menerus dapat menyempurnakan kinerja dan hasil-hasil strategis. Ketika digunakan secara penuh, kartu skor berimbang ditujukan untuk mengubah rencana strategis dari tindakan manajemen puncak yang dilakukan terpisah menjadi pusat "saraf" dari suatu perusahaan.
Metodologi kartu skor berimbang mengadaptasi ide-ide manajemen kualitas total (total quality management-TQM) berupa kualitas kelompok pelanggan, perbaikan terus-menerus, pemberian wewenang kepada karyawan, dan manajemen umpan/balik berbasis pengukuran dalam suatu metode yang diperluas yang mencakup data dan hasil keuangan tradisional. Kartu skor berimbang menggabungkan umpan balik berupa output (keluaran) dari proses bisnis internal, seperti TQM, dan juga menambahkan suatu lingkaran umpan balik berupa outcome (hasil) dari strategi bisnis, Kartu skor berimbang berusaha "menyeimbangkan tujuan pemegang saham dengan pelanggan dan kinerja operasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar