Nama : Izza Nikmatur Rokhmah
NIM : 202010200060
Kelas : Manajemen A4
Mata Kuliah : Manajemen Strategi
Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M.
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
STRUKTUR DAN DESAIN ORGANISASI
LATAR BELAKANG
Dalam sebuah perusahaan, organisasi merupakan sebuah entitas sosial yang mengarahkan tujuan, merancang struktur dan koordinasi aktivitas, serta menghubungkannya dengan kondisi lingkungan luar. Kompleksitas dalam organisasi merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sebab dalam perusahaan selalu terdapat beberapa masalah yang tidak dapat diprediksi. Oleh sebab itu, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini, tentunya akan membawa impikasi yang luas terhadap semua aspek kehidupan manusia. Revolusi dibidang komunikasi dan informasi misalnya telah menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan dalam budaya komunikasi antar manusia dengan menggunakan teknologi komputer berbasis internet, sehingga arus informasi begitu cepat hingga jarak bukan lagi kendala.
Struktur organisasi dapat difinisikan sebagai suatu sistem atau jaringan kerja terhadap tugas-tugas system pelaporan dan komunikasi yang menghubungkan secara bersama bekerja individu dan kelompok. Oleh karena itu, sebuah struktur organisasi hendaknya mengalokasikan pekerjaan melalui sebuah divisi pekerjaan dan menyediakan kordinasi dari hasil-hasil kinerja sehingga sasaran organisasi terlaksana dengan baik. Bentuk dari pengalokasian pekerjaan tersebut dapat digambarkan kedalam suatu struktur organisasi atau bagan organisasi.
DEFINISI STRUKTUR ORGANISASI
Struktur adalah cara sesuatu disusun atau dibangun organisasi yang merupakan suatuwadah berkumpulnya minimal dua orang untuk mencapai sebuah tujuan. Struktur Organisasi merupakan suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian secara posisi yang ada pada perusahaaan dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Selain itu, struktur organisasi merupakan bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal. Struktur organisasi merupakan susunan pembagian tugas secara formal yang ada dalam sebuah organisasi.
Selain memiliki struktur, organisasi juga memiliki desain organisasi. Desain organisasi, Ivancevich (2008) mendefinisikannya sebagai proses penentuan keputusan untuk memilih alternatif kerangka kerja jabatan, proyek pekerjaan, dan departemen. Dengan demikian, keputusan atau tindakan-tindakan yang dipilih ini akan menghasilkan sebuah struktur organisasi.
Beberapa faktor yang menentukan perancangan suatu struktur organisasi dapat dijelaskan sebagai berikut.
1) Besar kecilnya organisasi. Besar kecilnya organisasi secara keseluruhan maupun satuan-satuan kerjanya akan sangat mempengaruhi struktur organisasi semakin besar ukuran organisasi, maka struktur organisasi akan semakin komplek, demikian juga sebaliknya.
2) Strategi organisasi. Hasil penilitian yang dilakukan oleh Chandler pada perusahaan. Perusahaan industri di Amerika menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara strategi dan struktur, yang menyimpulkan bahwa struktur mengikuti strategi.
3) Teknologi. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan barang-barang atau jasa akan membedakan bentuk struktur organisasi. Perusahaan yang menggunakan teknologi modern akan memerlukan struktur yang kompleks dibandingkan perusahaan dengan teknologi tradisional.
4) Karyawan. Tingkat kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh karyawan juga mempengaruhi bentuk struktur dari organisasi.
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para manajer dalam merancang struktur organisasi, ada enam unsur yang harus diperhatikan yaitu:
a. Spesialisasi pekerjaan merupakan sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.
b. Departementalisasi merupakan dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.
c. Rantai komando merupakan apa yang biasanya digambarkan oleh bagian struktur organisasi perusahaan. Ini menunjukkan siapa yang melaporkan kepada siapa dalam struktur sumber daya manusia perusahaan.
d. Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif. Rentang Manajemen atau rentang kendali adalah kemampuan manajer untuk melakukan koordinasi secara efektif, yang sebagian besar tergantung pada jumlah bawahan yang melapor kepadanya.
e. Sentralisasi dan Desentralisasi. Secara umum, pengelolaan kewenangan dalam suatu organisasi dapat dikelompokkan menjadi sentralisasi dan desentralisasi. Sentralisasi merupakan pengelolaan kewenangan secara terpusat, sementara desentralisasi itu yakni pendelegasian wewenang dari manajemen puncak terhadap bawahan-bawahannya. Dalam beberapa oraganisasi, manajer puncak mengambil semua keputusan dan penanganan setiap permasalah. Manajer tingkat lebih bawah semata-mata hanya melaksanakan petunjuk manajer puncak saja. Pada keadaan yang lain ada organisasi diamana pengambilan keputusan ditekan kebawah ke manajer yang paling dekat dengan tindakan organisasi.
f. Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan. Jika suatu pekerjaan dalam sebuah organisasi sangat diformalkan maka pelaksanaan pekerjaan kurang mendapatkan keleluasaan untuk dapat mengerjakan sesuatu, kapan dan bagaimana cara seharusnya untuk mengerjakannya.
DESAIN ORGANISASI
Desain Organisasi merupakan keputusan manajemen dan tindakan yang dihasilkan pada struktur organisasi.
Tipe organisasi :
* Berdasarkan fungsi
(kelebihan: kerja lebih efisien, pengawasan menjadi lebih mudah. Sedangkan kekurannya: sulit mengintegritasikan dan jawaban menjadi kurang jelas)
* Berdasarkan produk atau pasar
(kelebihan: pengambilan keputusan menjadi semakin cepat, koordinasi menjadi lebih mudah, dan penanggungjawaban jelas. Sedangkan kekurangan: biaya operasional meningkat, duplikasi kegiatan atau fungsi, pandangan sempit mengutamakan divisi atau bagiannya).
MODEL DESAIN ORGANISASI
Model desain organisasi adalah mekanisme formal pengelolaan suatu organisasi yang menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan diantara fungsi, bagian atau posisi maupun orang yang menunjukkan kedudukan, tugas wewenang dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi. Desain mengandung unsur-unsur spesialisasi kerja, standardisasi, koordinasi, sentralisasi, desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan besaran satuan kerja.
Model desain Mekanistik, yaitu sebuah struktur yang dicirikan oleh departementalisasi yang luas, formalisasi yang tinggi, jaringan informasi yang terbatas, dan sentralisasi
Model desain Organik, yaitu sebuah struktur yang rata, menggunakan tim lintas hierarki dan lintas fungsi, memiliki formalisasi yang rendah, memiliki jaringan informasi yang komprehensif, dan mengandalkan pengambilan keputusan secara partisipatif.
CONTOH BENTUK ORGANISASI
Dibagi menjadi divisional dan fungsional
* Divisional
* Fungsional
KESIMPULAN
Struktur Organisasi adalah Suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian secara posisi yang ada pada perusahaaan dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Desain organisasi, Ivancevich (2008) mendefinisikannya sebagai proses penentuan keputusan untukmemilih alternatif kerangka kerja jabatan, proyek pekerjaan, dan departemen. Dengan demikian, keputusan atau tindakan-tindakan yang dipilih ini akan menghasilkan sebuah struktur organisasi.
Dasar-dasar Struktur Organisasi: Spesialisasi kerja, Departementalisasi, Rantai Komando, Rentang Kendali, Sentralisasi dan Desentralisasi, serta Formalisasi. Pembagian kerja, pelimpahan wewenang, penerapan hierarki, kesatuan arah, kesatuan perintah, batas kemampuan pengawasan. Keputusan manajemen dan Tindakan yang dihasilkan pada struktur organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar